Petaling, Desa Para Malaikat di Negeri Laskar Pelangi

Bukit Petaling, Desa Petaling-Mendanau, Belitung

"Ma, Hamdi mau ke Belitung besok ikut kegiatan Ekspedisi Nusantara Jaya. Doain ya Ma..." tulis saya di pesan singkat untuk Ibu di rumah.
"Ia, hati-hati su..." balas Ibu yang tak pernah absen komunikasi setiap hari meski hanya via pesan singkat.

Ikut Ekspedisi Nusantara Jaya 2017 bukan tanpa alasan, ada rasa kangen nuansa berlayar bersama teman-teman baru dari berbagai daerah dengan latar belakang yang berbeda-beda, ada rasa rindu saat berbagi cerita di tengah-tengah samudera sambil menahan mual di perut yang kadang menyiksa, dan ada rasa ingin bernostalgia saat 2015 lalu ikut kegiatan Ekspedsisi ini untuk pertama kali nya.

Dari Bandung ke Ranca Upas Pake Kendaraan Umum, ini Rute nya!

Pagi Hari di Ranca Upas/ Saepul Hamdi
Tahun 2013 lalu, pernah solo backpacker ke beberapa negara tetangga di Asia Tenggara, ide gila itu tercetus dan akhirnya kejadian berkat godaan senior kece yang udah menjelajah beberapa negara di Asia, Kang Indra. Juga berkat bantuan super magic teman yang dikenalin Kang Indra, namanya Lina, gadis bolang asal Jakarta.

A VISIT TO RAAKFAU: AWAKING MEMORIES OF MY OWN HOMETOWN

/The night when we have solar lamp in Raakfau/ Photo: Ina Sapttiono/
"Bang Epul, tomorrow we will go to Raakfau and stay there for a night. But there is no light or electricity, is it okay for you?" asked Mama Regina to me.

"I'm completely okay Ma, it's like going back to my home." I said.\
Sunday, 10th of July 2017, we got ready to go to Raakfau village. This village was located in Babulu, Kobalima, Malaka Regency, 2-hour drive away from the center of Atambua. Mama Regina's parents and families lived in this village, so we could stay there for one night. A priceless story was created and became one of my unforgettable experience.

Popular Posts