2015, Kado Petualangan Bagi Sang Pemimpi



Secara hitungan masehi, hari ini Kita sudah berada di tahun yang baru 1 Januari 2016. 

Berbagai perayaan digelar hampir diseluruh penjuru, terlepas bentuknya yang berbeda-beda, mulai dari doa bersama hingga yang memilih pesta pora. 

Esensinya Kita semua menyambut tahun ini dengan suka cita dan jutaan harapan-harapan baru.

Dini hari ini entah mengapa rasa bahagia atas anugerah Allah rasanya menjadi pengikat tersendiri untuk selalu merindukan “2015”, saat satu per satu resolusi-resolusi yang dicatat terwujud. 

5 Alasan Kenapa Kamu Harus ke Curug Layung



Wah udah musim liburan nih. Tidak terasa tinggal menghitung hari Kita sudah disambut tahun baru, 2016. Akhir tahun yang juga momen liburan di sana-sini dimanfaatkan banyak orang untuk berekreasi bersama keluarga, pacar (eh), atau teman-teman.

#Pay4Plastik ! Sudah tau ?


Nadia Mulya memberi kesan tentang kegiatan pd media/
Foto/ Ratih
"Kantong Plastik Berbayar" atau #Pay4Plastik sebenarnya bukan hal yang baru khususnya di retail-retail. Jika diperhatikan saat Kita berbelanja, pada struk pembayaran pasti ada tagihan yang dikenakan untuk setiap kantong plastik yang digunakan. Namun memang jumlahnya tidak besar, bahkan tidak mencapai Rp.100,-.

Bertemu Mei di Bulan Juni


Hari itu tepat hari kedua Aku dan rekan-rekan Ekspedisi Nusantara Jaya bersandar di Pelabuhan Sorong,Papua Barat. Kami mengikuti beberapa agenda kegiatan yang memang sudah diatur oleh panitia , yang ceritanya akan akan kuceritakan di lain waktu.

Menjelang siang, kami mendapat waktu senggang atau waktu itu biasa disebut free program, waktu dimana seluruh peserta bisa menghabiskan waktunya untuk jalan-jalan atau istirahat.

Beberapa di anatara Kami ada yang pergi berkeliling Kota Sorong atau city tour, ada juga yang beristirahat di kapal. Sedangkan aku dan ke empat teman memilih untuk mengunjungi Pulau Doom, salah satu pulau yang jaraknya tak jauh dari KRI Banda Aceh 593 yang menjadi markas kami bersandar.

One Day Backing (Stone garden & Goa Pawon)



Gemeteran ini aslinya padahal :D
Prolog ke-1 (Gak usah dibaca juga gak apa-apa LOL)

Sebenarny petualangan ini udah lama banget, 17 April 2015 kemarin. Kebetulan hari ini teman-teman dari komunitas Kita Indonesia (salah satu komunitas yang Aku ikuti) mengadakan agenda jalan-jalan ke tempat yang sama. 

Harta Karun Pulau Kodingareng




Pesisir Kodingareng (SH)
Siang itu Peserta Ekspedisi Nusantara Jaya berkumpul di dermaga kecil dekat kawasan Losari.

Di sana berjejer perahu-perahu kecil sebagai transportasi umum yang menghubungkan Kota Makassar dengan pulau-pulau, salah satunya Pulau Kodingareng.

Suasana di Salah Satu Dermaga Penumpang di Kota Makassar(SH)
Beruntunglah Kami, karena Panitia menyediakan satu kapal secara geratis untuk menuju pulau hehehe.

Saumlaki, Negeri Seribu Harmoni

Upacara Penyambutan di Pelabuhaan Saumlaki
"Akhirnya bersandar juga", ucapku dalam hati setelah kurang lebih berlayar selama tiga hari dari Sorong, Papua Barat hingga tiba di Saumlaki, Maluku Tenggara Barat.

Ada  pemandangan menarik saat kapal KRI Banda Aceh 593 yang Kami tumpangi semakin menempelkan badannya ke Pelabuhan Saumlaki.

Selain orang-orang dengan pakaian dinas yang Aku kira dari Pemda setempat, ada beberapa anak muda yang melingkar dengan pakaiaan adat dan bendera merah putih yan mereka pegang masing-masing.

Jakarta-Makasar Bersama 593

Bayang-bayang berkunjung ke Makassar dan berlayar menggunakan kapal perang milik TNI AL bahkan tidak ada di pikiran sebelumnya

.30 Mei kemarin, perjalanan dari Bandung ke KOLINLAMIL Tanjung Priuk, Jakarta seakan menjadi sebuah catatan perjalanan singkat yang masih tak bisa di percaya.

Bukan karena itu pertama kalinya Aku ke Jakarta, bukan. Tapi itu akan mengawali pelayaran pertama kalinya bagiku selama kurang lebih sebulan di bulan Mei 2015 ini.

Ya, Tuhan memang punya kado di bulan Mei ini, kado yang Ia bagikan secara cuma-cuma ke setiap orang yang Ia kehendaki, termasuk Aku.

Backpackeran Ke Bali Bagian-2



Pangeran Kehujanan

Setibanya di kosan Godang, di Jalan Pulau Seram No.2 Denpasar, kami sempatkan untuk istirahat sejenk, termasuk mandi karena udah dua hari gak mandi LOL. 

Saya dan Ferdi sempat berbincang tentang tujuan pertama yang akan kita kinjungi hari itu, sempat bingung dan minta pendapat Godang juga, hingga akhirnya kita putuskan mengunjungi Pantai Pandawa. 

Tapi sebelum kita berangkat, hal pertama yang harus dilakukan adalah sewa motor. Karena di bali gak ada angkot, meskipun katanya ada bus kota tapi sangat jarang dan gak saya jumpai sekali pun.

Karena waktu itu tepat 29 Desember dan merupakan penghujung tahun 2014, maka harga-harga sewa motor di beberapa tempat yang biasanya menyewakan seperti di kawasan Kuta dan legian berkisar Rp.50.000.

Backpackeran Ke Bali Bagian-1



Lagi Break di Kantor

Jadi ceritanya perjalanan ini dimulai dari sebuah obrolan ke sana ke mari di sela-sela break waktu magang di salah satu redaksi TV di Jakarta dengan seorang teman, sebut saja teman saya itu Ferdy, tapi serius nama aslinya memang itu.

Kenalin ini teman saya, Ferdi :)
Sekitar satu bulan sebelum masa magang kami berakhir, kami sering berbincang seputar perjalanan, petualangan, diskusi tentang acara-acara yang berbau backpacker atau penjelajahan suatu wilayah, objek wisata atau lainnya dari youtube. 

Popular Posts